Pondok Pesantren Al Wahdah Pangkalan Bun terus berupaya memperbaharui metode pengajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi para santri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menjalin kerjasama dengan LPK Prisma Pangkalan Bun, lembaga pelatihan yang fokus pada pengembangan kemampuan kompetensi dan sertifikasi.
Kerjasama antara Pondok Pesantren Al Wahdah dan LPK Prisma diarahkan untuk melakukan digitalisasi dalam proses belajar-mengajar di pondok pesantren. Dalam kerjasama ini, LPK Prisma akan memberikan pelatihan digitalisasi dan sertifikasi kepada para guru dan karyawan di Pondok Pesantren Al Wahdah.
Menurut Bapak Ali Mustofa, pimpinan Pondok Pesantren Al Wahdah Pangkalan Bun, digitalisasi dalam pendidikan merupakan hal yang sangat penting, terutama di masa pandemi COVID-19 saat ini. “Kami sangat berterima kasih atas kerjasama ini, karena LPK Prisma memberikan pelatihan digitalisasi dan sertifikasi yang sangat dibutuhkan oleh para guru dan karyawan kami,” ujarnya.
Bapak Eko Purwanto, CEO LPK Prisma Pangkalan Bun, juga menambahkan, “Kami senang bisa berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Al Wahdah Pangkalan Bun dalam menjalankan misi kami untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di Indonesia. Kami berharap para guru dan karyawan di Pondok Pesantren Al Wahdah dapat memanfaatkan pelatihan yang kami berikan dengan maksimal.”
Dalam era digital seperti sekarang, digitalisasi dalam pendidikan dan pelatihan merupakan hal yang sangat penting untuk mempermudah dan mempercepat proses belajar-mengajar dan pengembangan kemampuan kompetensi. Kerjasama antara Pondok Pesantren Al Wahdah dan LPK Prisma diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para guru dan karyawan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di pondok pesantren. Untuk informasi lebih lanjut mengenai LPK Prisma Pangkalan Bun, silakan kunjungi website mereka di https://prisma.id.



