Pusat Bantuan

+62 851-2396-5627

Sumber Daya manusia (SDM)

Pondok Pesantren Sunan Giri Al-Wahdah

merupakan lembaga pendidikan ber-asrama, semua santri yang menuntut ilmu di lembaga ini diwajibkan untuk mukim atau menetap di dalam asrama dengan pengawasan 24 jam.
Dengan pola pendidikan yang diterapkan, lembaga ini memerlukan sumber daya manusia yang tepat guna dalam pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar maupun pengawasan para santri di lingkungan asrama.

Tenaga pengajar tersebut disyaratkan sehat jasmani dan rohani, memiliki jenjang pendidikan minimal berlatar belakang pondok pesantren ;

yaitu alumni Pondok Pesantren Kitab atau Pondok Modern. Dengan latar belakang yang dimilikinya, lembaga ini dapat memberikan standarisasi pelayanan dan standarisasi pola dasar pendidikan kepada para santri.

Pondok Pesantren Sunan Giri Al-Wahdah juga melaksanakan penyegaran untuk selalu meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran, baik berupa fasilitas pendidikan hingga tingkat kesarjanaan maupun dalam bentuk pelatihan jangka pendek atau berupa kunjungan ke lembaga-lembaga pendidikan lain guna memberikan masukan terhadap kemajuan lembaga pesantren.

Pondok Pesantren Sunan Giri Al-Wahdah menganut sistem kepemimpinan kolektif, dimana pimpinan tertinggi dipegang oleh dua orang sekaligus dengan pembagian kerja sesuai keahlian masing-masing personal.

Pendidikan adalah program inti Pondok Pesantren Sunan Giri Al-Wahdah yang tentu saja harus ditopang dan didukung dengan program-program lainnya.

Pondok Pesantren Sunan Giri Al-Wahdah menerapkan sistem pendidikan terpadu, dimana kekurangan sistem akan diisi dengan kelebihan sistem lainnya.

Tiga sistem yang diterapkan adalah

(1). Sistem Pondok Modern,

(2). Sistem Madrasah,

(3). Sistem Pesantren Salaf.

 

Pondok Pesantren Sunan Giri Al-Wahdah lebih mengutamakan pendidikan daripada pengajaran, karena pendidikan tidak hanya mengasah daya fikir santri, tetapi lebih kepada pembentukan pribadi santri dalam seluruh hidupnya.

Pendidikan di Pondok Pesantren Sunan Giri Al-Wahdah lebih diarahkan kepada

(1). Pendidikan Tahfidz Qur’an serta berakhlak karimah,

(2). Pembinaan generasi muda yang mampu melanjutkan studinya sesuai dengan bakatnya dan kelak tetap berada di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi amar ma’ruf nahi munkar,

(3). Beribadah dan mencari ilmu karena Allah SWT.

 

Untuk meningkatkan mutu di bidang pendidikan dan pengajaran, selalu diusahakan dengan mengadakan seleksi calon guru, pelatihan dan penataran untuk peningkatan mutu guru, mencontoh lembaga pendidikan lain yang sudah maju dan selalu menerima saran dari berbagai pihak.

Dalam metodenya sendiri Pondok Pesantren Sunan Giri Al-Wahdah menggunakan metode BSC (Balance Scorecard). Metode BSC sendiri adalah suatu metode untuk pengukuran dan penilaian kinerja suatu Lembaga dengan mengukur 4 persfektif, yaitu;

1. Persfektif Keuangan,

2. Persfektif Pelanggan,

3. Persfektif Proses Bisnis Internal, dan

4. Pembelajaran dan pertumbuhan.

Dengan adanya metode tersebut dalam pelayanannya dapat di pastikan memuaskan. Pondok Pesantren Sunan Giri Al-Wahdah termasuk pesantren yang ramah anak, tidak ada Tindakan kekerasan antara para pengasuh dengan santri.